Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2020

Fatherless Family: Ketika Ayah Hanya Tahu Cari Uang Saja?

Mengasuh anak sejatinya adalah tanggung jawab utama orang tua, bapak dan ibu. Namun ada juga pandangan menurut beberapa orang yang beranggapan bahwa mengasuh anak dan mengurus pekerjaan rumah tangga adalah tugas ibu. Sedangkan peran bapak hanyalah pencari nafkah saja, sehingga bapak tidak banyak berperan dalam parenting bahkan sangat minim. Fatherless family , sebuah label yang diberikan kepada sebuah keluarga dimana peran ayah dalam pengasuhan anak dikeluarga tersebut yang minim baik secara fisik maupun psikis. Fatherless merupakan kombinasi dari jarak secara fisik dan emosional antara ayah dan anaknya. Pandangan anak tentang keterlibatan ayahnya menandakan esensi dari peran ayah dalam kehidupan anak. Benarkah seperti itu? Feel You akan mencoba membahas fenomena fatherless family . Mengapa fatherless family bisa terjadi? Di negara barat Peningkatan jumlah orang tua tunggal disebabkan oleh meningkatnya perceraian. Adanya perubahan sosial juga berkontribusi terhadap peningkatan kondisi

Tips Sebelum Resign

Sebuah episode dalam perjalanan hidup. Ketika yang kita pikir “ini adalah jalannya” Kemudian beralih menjadi “diriku sendiri tak merasa akan kemana tujuannya” Saat semua sedang berusaha dijalani. Apakah kalimat diatas cukup menggambarkan alasanmu untuk resign ? Source :  wayhomestudio   on freepik.com Mungkin kamu yang sekarang membaca artikel ini sedang: ·   Berencana resign ·   Pengen resign ·    Jenuh dengan pekerjaan ·    Merasa tidak maksimal dalam pekerjaan, atau mungkin ·    Memiliki konflik dengan atasan dan rekan kerja   Apapun kondisimu sekarang, tulisan ini sangat dikhususkan buat kamu yang memang sudah berencana resign . Bukan hanya sekedar ingin resign . Why ? Karena beberapa orang hanya ingin resign , hanya sekedar ingin. Tapi realitanya masih bekerja di tempat tersebut, tidak benar-benar berani untuk resign .   Tujuan artikel ini ditulis bukan mengajak kamu untuk resign . Tetapi lebih fokus membahas bagaimana cara eksekusi supaya yang “sudah” berencana