Langsung ke konten utama

Fatherless Family: Ketika Ayah Hanya Tahu Cari Uang Saja?

Mengasuh anak sejatinya adalah tanggung jawab utama orang tua, bapak dan ibu. Namun ada juga pandangan menurut beberapa orang yang beranggapan bahwa mengasuh anak dan mengurus pekerjaan rumah tangga adalah tugas ibu. Sedangkan peran bapak hanyalah pencari nafkah saja, sehingga bapak tidak banyak berperan dalam parenting bahkan sangat minim. Fatherless family , sebuah label yang diberikan kepada sebuah keluarga dimana peran ayah dalam pengasuhan anak dikeluarga tersebut yang minim baik secara fisik maupun psikis. Fatherless merupakan kombinasi dari jarak secara fisik dan emosional antara ayah dan anaknya. Pandangan anak tentang keterlibatan ayahnya menandakan esensi dari peran ayah dalam kehidupan anak. Benarkah seperti itu? Feel You akan mencoba membahas fenomena fatherless family . Mengapa fatherless family bisa terjadi? Di negara barat Peningkatan jumlah orang tua tunggal disebabkan oleh meningkatnya perceraian. Adanya perubahan sosial juga berkontribusi terhadap peningkatan kondisi

Hal yang Perlu Dilakukan Sebelum Menikah

Apa yang akan kamu lakukan ketika masa yang seharusnya kata orang harus sudah berdua?
Teman-teman kamu sudah pada gendong anak, ternyata kamu masih menjalaninya sendiri?
Apakah itu adalah sebuah kesalahan?
Merasakan uwu moment di waktu yang tepat tentunya.

Sourceprostooleh on freepik

Ada hal yang harus kamu selesaikan saat kamu akan memilai ke fase hidup kamu selanjutnya. Sebelum memutuskan untuk menikah, kamu harus tau bahwa menikah bukan hanya kamu dan dia menjadi satu dan kemudian menjadi kita, eaaaaa. Tapi tentang bagaimana kamu dan dia akan menjadi apa selanjutnya setelah berdua. Jadi, hal-hal di bawah ini harus clear dulu sebelum kamu menikah.

Kamu Harus Selesai Sama Diri Kamu Sendiri Dulu
Sebelum kamu menemukan apa yang sebenarnya kamu inginkan, apa yang menjadi tujuan kamu, apa saja yang ingin kamu gapai. Jangan coba skip langkah ini. Perkara yang harus kamu selesaikan juga tentang diri kamu, tanggung jawab kamu sebagai anak, adek atau kakak dan manusia yang bermanfaat untuk orang sekitar tentunya.


Tentukan Standar Bahagiamu Sendiri
Kamu harus menentukan standar bahagia kamu sendiri. Kalo kamu masih membandingkan timeline hidup kamu sama orang lain. Maka yang harus kamu lakukan terlebih dahulu adalah fokus dengan timeline yang sudah kamu buat dengan begitu kamu bisa lebih bersyukur dan menjalaninya dengan baik.

Menemukan Partner yang Tepat
Last but not least, menemukan partner yang tepat. Jangan gegabah karena waktu yang mepet, kamu jadi mengiyakan setiap orang yang datang. Kamu perlu tau dia lebih dalam.
Tentang tujuannya, sama ngga kaya kamu?
Gimana rencana dia ke depan?
Gimana cara dia ngatur keuangan?
Hal yang boleh dan ngga boleh ada didiri calon partner juga harus kamu punya listnya
Gimana hubungan dia sama orang tua?
Dsb.
Harus sudah tuntas dan tentukan, carilah orang yang bisa diajak berdiskusi dan belajar bareng. Karena menikah adalah proses belajar seumur hidup.

So, baper liat teman dekat kamu udah nikah itu gapapa banget. Tapi yang harus kamu highlight adalah mungkin aja kamu sampai di fase tersebut, karena kita ngga tau takdir mana dulu yang akan sampai ke kita. Jadi fokus dulu dalam memperbaiki diri dan reach your dream!! Jangan abai sama janji diri kamu sendiri! Mimpi kamu menunggu untuk diwujudkan! Wish you luck, Feels! 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

5 Isu Penting Hubungan dengan Mertua dan Bagaimana Menyikapinya

Ketika kamu berpikir bahwa setelah menikah nanti hanya akan ada kamu dengan pasanganmu saja, pemikiran tersebut salah besar. Mungkin selama beberapa hari setelah pesta pernikahan iya, hanya ada kamu dan pasanganmu saja untuk menghabiskan moment honeymoon . Namun setelahnya, tentu keluarga dari pasanganmu berekspektasi bahwa mereka juga bagian dari hidupmu. Beberapa budaya non-barat, keterlibatan orang tua lebih menonjol dan terang-terangan. Pada beberapa pasangan setelah menikah, istri akan ikut tinggal bersama suami dan orang tua suami tanpa batas waktu tertentu. Sedangkan pada budaya barat, hubungan dengan mertua tidak terbentuk secara kaku namun tetap ada. Tidak bisa dipungkiri ketika seseorang menikah, dirinya akan menjadi bagian dari keluarga besar pasangannya. Bisa dikatakan bahwa kita juga menikahi sebuah keluarga, termasuk kebaikan dan keburukannya. Bagaimana baik atau buruknya, dekat atau jauhnya hubungan kita dengan keluarga pasangan bergantung pada kesempatan atau moment yan

Cinta Bukan Cuma Romantis Saja, Ini Bentuk Lainnya Menurut Psikologi

Berbicara tentang cinta, banyak sekali maknanya menurut setiap orang dengan pengalamannya masing-masing. Tapi cinta itu apa sih ? Apakah cinta hanya untuk hubungan romantis dengan pasangan saja? Apakah ada bentuk cinta yang lain? Bagaimana juga dengan cinta kepada teman-teman atau bahkan kepada Tuhan? Berikut ini adalah bentuk-bentuk cinta menurut tokoh psikologi, Rollo May, yang Feel You tulis buat kamu Feels. 1. Sex Seks adalah fungsi biologis yang dapat dipuaskan melalui hubungan seksual atau pelepasan ketegangan seksual lainnya. 2. Eros Terjadi kebingungan perbedaan antara eros dan seks. Seks merupakan kebutuhan fisiologis yang mencari kepuasan melalui pelepasan ketegangan. Berbeda dengan seks, eros merupakan dorongan psikologis yang menginginkan hubungan seksual melalui pernikahan yang langgeng dengan orang yang kita cintai. Eros is making love, sex is manipulating organs . Eros berorientasi pada hubungan yang awet, sedangkan seks adalah keinginan untuk merasakan kesenangan. Eros

Fatherless Family: Ketika Ayah Hanya Tahu Cari Uang Saja?

Mengasuh anak sejatinya adalah tanggung jawab utama orang tua, bapak dan ibu. Namun ada juga pandangan menurut beberapa orang yang beranggapan bahwa mengasuh anak dan mengurus pekerjaan rumah tangga adalah tugas ibu. Sedangkan peran bapak hanyalah pencari nafkah saja, sehingga bapak tidak banyak berperan dalam parenting bahkan sangat minim. Fatherless family , sebuah label yang diberikan kepada sebuah keluarga dimana peran ayah dalam pengasuhan anak dikeluarga tersebut yang minim baik secara fisik maupun psikis. Fatherless merupakan kombinasi dari jarak secara fisik dan emosional antara ayah dan anaknya. Pandangan anak tentang keterlibatan ayahnya menandakan esensi dari peran ayah dalam kehidupan anak. Benarkah seperti itu? Feel You akan mencoba membahas fenomena fatherless family . Mengapa fatherless family bisa terjadi? Di negara barat Peningkatan jumlah orang tua tunggal disebabkan oleh meningkatnya perceraian. Adanya perubahan sosial juga berkontribusi terhadap peningkatan kondisi