Langsung ke konten utama

Fatherless Family: Ketika Ayah Hanya Tahu Cari Uang Saja?

Mengasuh anak sejatinya adalah tanggung jawab utama orang tua, bapak dan ibu. Namun ada juga pandangan menurut beberapa orang yang beranggapan bahwa mengasuh anak dan mengurus pekerjaan rumah tangga adalah tugas ibu. Sedangkan peran bapak hanyalah pencari nafkah saja, sehingga bapak tidak banyak berperan dalam parenting bahkan sangat minim. Fatherless family , sebuah label yang diberikan kepada sebuah keluarga dimana peran ayah dalam pengasuhan anak dikeluarga tersebut yang minim baik secara fisik maupun psikis. Fatherless merupakan kombinasi dari jarak secara fisik dan emosional antara ayah dan anaknya. Pandangan anak tentang keterlibatan ayahnya menandakan esensi dari peran ayah dalam kehidupan anak. Benarkah seperti itu? Feel You akan mencoba membahas fenomena fatherless family . Mengapa fatherless family bisa terjadi? Di negara barat Peningkatan jumlah orang tua tunggal disebabkan oleh meningkatnya perceraian. Adanya perubahan sosial juga berkontribusi terhadap peningkatan kondisi

Dark Triad Personality: Sisi Kepribadian Gelap pada Dirimu

Menurut tokoh Paulhus & Williams, dark triad personality diibaratkan sebagai sifat-sifat yang tidak diinginkan dari kepribadian seseorang. Oleh sebab itu, dark triad personality sering juga disebut sebagai three socially aversive traits. Kepribadian gelap atau dark triad personality merupakan kepribadian yang didominasi pada perilaku negatif.

Menurut teori dari tokoh O'Boyle dkk, sisi gelap kepribadian saling berkaitan satu sama lain yang berfokus pada tiga traits, yaitu: machiavellianism, narcissism, dan psychopathy. Ketiga traits tersebut mempunyai tingkatan keburukan atau kejelekan yang akan berpengaruh kepada perilaku individu. Individu yang mempunya skor tinggi pada sisi gelap kepribadian seperti machiavellianism, narcissism, dan psychopathy memiliki kemungkinan lebih untuk melakukan kejahatan, membuat kesusahan sosial, serta membuat masalah yang berat di tempat bekerjanya.

Sourcerawpixel.com on www.freepik.com

Berikut ini adalah ciri-ciri dari ketiga bentuk dark triad personality menurut para tokoh. Mereka mengungkapkan bahwa masing-masing tipe kepribadian memiliki indikator yang berbeda-beda.

Trait machiavellianism

Menurut teori Jones & Paulhus dan Paulhus & Williams, indikator utama yang mengindikasikan adanya kepribadian machiavellianism pada seseorang yaitu:
  • bersikap manipulatif yang ditunjukkan dengan membangun reputasi yang sesuai dengan keinginan,
  • sinis kepada orang lain dan dunia sekitar,
  • membangun koalisi dengan orang lain,
  • membuat strategi perencanaan yang matang untuk menguntungkan dirinya dimasa depan,
  • memiliki sikap "ends justify the means".
Menurut Jones & Paulhus, seseorang dengan kepribadian machiavellianism merupakan individu yang memiliki locus of control yang rendah, mereka fokus pada pencapaian tujuan dan harus menang dengan cara apapun. Menurut teori dari Lyons, individu dengan kepribadian machiavellianism adalah orang yang cerdik, mereka akan melakukan berbagai cara untuk mencapai tujuannya tanpa memandang baik atau buruknya perbuatannya. Orang dengan kepribadian machiavellianism yang tinggi cenderung tidak menginginkan orang lain untuk tahu informasi mengenai dirinya, hal ini berkaitan erat dengan kepribadian antisosial yang saat ini diklasifikasikan sebagai gangguan mental.

Orang dengan kepribadian machiavellianism lebih senang untuk berkomunikasi secara online, karena mereka dapat memanipulasi orang lain dengan mudah. Teori dari Spain dkk mengatakan bahwa orang dengan kepribadian machiavellianism cenderung manipulatif, mereka akan merasa senang saat menipu  atau membohongi orang lain.

Trait narcissism

Menurut teori Jones & Paulhus dan Paulhus & Williams, indikator utama yang mengindikasikan adanya kepribadian narcissism pada seseorang yaitu:
  • memiliki keinginan menjadi pemimpin karena ingin mendominasi orang lain,
  • bersikap ekshibisionisme (senang menjadi pusat perhatian dan memamerkan kelebihan dirinya kepada orang lain),
  • memiliki waham kebesaran (menganggap dirinya lebih baik daripada individu lain),
  • menginginkan hak yang lebih dibandingkan individu lain,
  • perasaan berhak memiliki.
Menurut teori dari Lyons, karakteristik individu dengan kepribadian narcissism yaitu merasa kagum secara berlebihan kepada diri sendiri, sering membanggakan prestasi secara berlebihan, cenderung tidak menerima kritikan, tidak mau diajak berkompromi atau bekerjasama, serta berhubungan dengan orang lain yang hanya memiliki rasa kagum dengan kelebihan yang individu tersebut miliki. Individu dengan kepribadian narcissim ini biasanya menolak atas feedback yang bersifat negatif untuk dirinya, sehingga jika dirinya menerima kritikan dari orang lain akan cenderung merespon secara agresif.

Trait psychopathy

Menurut teori Jones & Paulhus dan Paulhus & Williams, indikator utama yang mengindikasikan adanya kepribadian psychopathy pada seseorang yaitu:
  • menunjukkan perilaku antisosial,
  • memiliki gaya hidup yang tidak menentu,
  • tidak mempunyai empati atau perasaan pada orang lain,
  • senang melakukan manipulasi jangka pendek,
  • impulsif, suka mengambil resiko, dan agresi fisik.
Menurut teori dari Sbarbaro, menjelaskan karakteristik individu dengan kepribadian psychopathy yaitu memiliki empati dan rasa peduli yang kurang terhadap orang lain, ketika bersalah mereka cenderung tidak merasa menyesal dengan perbuatannya. Secara emosional mereka tidak peka dan sering membebani orang lain. Individu dengan kepribadian psychopathy terlibat dalam berbagai kegiatan kriminal untuk mencapai tujuan tertentu. Mereka yang memiliki kepribadian psychopathy cenderung menjadi individu yang menuruti kata hati secara spontan dan impulsif.

Sources
Limanago, Yuci. (2020). Hubungan antara Dark Triad Personality dan Kecenderungan Korupsi Karyawan. Jurnal Penelitian dan Pengukuran Psikologi, 22-26.
Nugraha, Yoga Aji., & Etikariena, Arum. (2021). Anteseden Corrupt Intention: Analisis Peran Dark Triad Personality dan Hierarchy Culture. Jurnal Ecopsy, 41-51.
Rizal, Irfani., & Handayani, Benni. (2021). Gambaran Kepribadian Gelap (Dark Triad Personality) pada Pengguna Media Sosial. Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan, 44-53.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Fatherless Family: Ketika Ayah Hanya Tahu Cari Uang Saja?

Mengasuh anak sejatinya adalah tanggung jawab utama orang tua, bapak dan ibu. Namun ada juga pandangan menurut beberapa orang yang beranggapan bahwa mengasuh anak dan mengurus pekerjaan rumah tangga adalah tugas ibu. Sedangkan peran bapak hanyalah pencari nafkah saja, sehingga bapak tidak banyak berperan dalam parenting bahkan sangat minim. Fatherless family , sebuah label yang diberikan kepada sebuah keluarga dimana peran ayah dalam pengasuhan anak dikeluarga tersebut yang minim baik secara fisik maupun psikis. Fatherless merupakan kombinasi dari jarak secara fisik dan emosional antara ayah dan anaknya. Pandangan anak tentang keterlibatan ayahnya menandakan esensi dari peran ayah dalam kehidupan anak. Benarkah seperti itu? Feel You akan mencoba membahas fenomena fatherless family . Mengapa fatherless family bisa terjadi? Di negara barat Peningkatan jumlah orang tua tunggal disebabkan oleh meningkatnya perceraian. Adanya perubahan sosial juga berkontribusi terhadap peningkatan kondisi

Cinta Bukan Cuma Romantis Saja, Ini Bentuk Lainnya Menurut Psikologi

Berbicara tentang cinta, banyak sekali maknanya menurut setiap orang dengan pengalamannya masing-masing. Tapi cinta itu apa sih ? Apakah cinta hanya untuk hubungan romantis dengan pasangan saja? Apakah ada bentuk cinta yang lain? Bagaimana juga dengan cinta kepada teman-teman atau bahkan kepada Tuhan? Berikut ini adalah bentuk-bentuk cinta menurut tokoh psikologi, Rollo May, yang Feel You tulis buat kamu Feels. 1. Sex Seks adalah fungsi biologis yang dapat dipuaskan melalui hubungan seksual atau pelepasan ketegangan seksual lainnya. 2. Eros Terjadi kebingungan perbedaan antara eros dan seks. Seks merupakan kebutuhan fisiologis yang mencari kepuasan melalui pelepasan ketegangan. Berbeda dengan seks, eros merupakan dorongan psikologis yang menginginkan hubungan seksual melalui pernikahan yang langgeng dengan orang yang kita cintai. Eros is making love, sex is manipulating organs . Eros berorientasi pada hubungan yang awet, sedangkan seks adalah keinginan untuk merasakan kesenangan. Eros

5 Isu Penting Hubungan dengan Mertua dan Bagaimana Menyikapinya

Ketika kamu berpikir bahwa setelah menikah nanti hanya akan ada kamu dengan pasanganmu saja, pemikiran tersebut salah besar. Mungkin selama beberapa hari setelah pesta pernikahan iya, hanya ada kamu dan pasanganmu saja untuk menghabiskan moment honeymoon . Namun setelahnya, tentu keluarga dari pasanganmu berekspektasi bahwa mereka juga bagian dari hidupmu. Beberapa budaya non-barat, keterlibatan orang tua lebih menonjol dan terang-terangan. Pada beberapa pasangan setelah menikah, istri akan ikut tinggal bersama suami dan orang tua suami tanpa batas waktu tertentu. Sedangkan pada budaya barat, hubungan dengan mertua tidak terbentuk secara kaku namun tetap ada. Tidak bisa dipungkiri ketika seseorang menikah, dirinya akan menjadi bagian dari keluarga besar pasangannya. Bisa dikatakan bahwa kita juga menikahi sebuah keluarga, termasuk kebaikan dan keburukannya. Bagaimana baik atau buruknya, dekat atau jauhnya hubungan kita dengan keluarga pasangan bergantung pada kesempatan atau moment yan